Skip to Content

BLOG

Nurul Fhadilla Prima Yanda Finalis No. 25 Mei 2017

Halo, aku Nurul Fhadilla Prima Yanda bisa dipanggil Dilla, finalis No. 25 Miss Earth Indonesia 2017 dari Sumatera Barat. Aku lahir di Bukittinggi, 14 Agustus 1994 dengan tinggi 168 cm. Aku anak pertama dari 2 bersaudara.

Aku lulusan S1 Program studi Pendidikan Seni Drama Tari dan Musik Universitas Negeri Padang, dan sekarang aku lagi melanjutkan ke jenjang S2 jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial program studi Seni Budaya. Hobi aku menari dan modelling.  Dan prestasi yang pernah aku raih yaitu :

  1. Juara 1 Indonesian Top Model 2016 di Payakumbuh
  2. Juara 1 Indonesian Model Search 2016 Best Catwalk di Padang
  3. Juara 1 Fashion Show tahun 2017
  4. Juara 3 Fashion Show Busana Muslim 2017
  5. Miss Kota Bukittinggi 2017
  6. Miss Sumatera Barat 2017
  7. Miss Sumatera Barat Social Media 2017
  8. Miss Sumatera Barat Best Talent 2017

 

Mungkin segini dulu deh bio tentang aku dan tunggu artikel selanjutnya yaaa ^^

0 0 Continue Reading →

Biografiku.

Pada tanggal 20 Mei 1995, merupakan pernikahan orang tua saya kurang lebih tiga tahun lamanya suami istri Bpk Eko dan Ibu Lestari menunggu keturunan, akhirnya lahirlah saya pada tanggal 11 November 1998 dan itu membuat mereka sangat bersyukur akan karunia terbesar dari Maha Kuasa dan saya diberi nama Refty Eka Rani yang artinya wanita yang suci dan ratu keindahan.

Sejak balita banyak hal kebaikan yang telah saya rasakan dari kedua orang tua saya dari kasih sayang, pendidikan moral, pendidikan agama dan akhalak yang baik. Saya sangat bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena memiliki orang tua seperti mereka dan juga seorang adik laki-laki yang sangat saya sayangi.

Dari segi pendidikan TK, SD, SMP, SMA sudah saya jalani dengan lancar dan berbagai bakat kesenia pun saya miliki seperti acting, modeling, presenting dan menari, hingga berbagai kejuaraan saya pernah raih seperti Miss Lampung Fair, modern dance & traditional dance, modeling dan The supermodel indonesia belum lama ini tepatnya 18 Maret 2017 meraih 2rd runner up and best favorite.

di ajang pemilihan miss earth Indonesia 2017, saya masuk sebagai finalis perwakilan Lampung tepat nya tgl 8 Juli s/d 19 Juli 2017. Seluruh finalis Miss Earth Indonesia karantina di hotel Ibis Budget Jakarta, banyak pengetahuan wawasan dan pembekalan yg saya dapat selama karantina disini, finalis di persiapan dengan baik untuk menjadi Miss earth Indonesia yang dapat melangkah ketingkat internasional semoga berhasil Amin.

By Refty Eka Rani ( Finalis No 16 ) Miss Earth Indonesia

0 1 Continue Reading →

July 10, 2017

Bahasa International (Inggris) menjadi bahasa yang sangat penting apabila kita ingin terjun di dunia Pageant. Sharing Class bersama Mr. Justin Robert dan English Education Center membuat saya lebih percaya diri untuk berbicara di depan khalayak ramai. Mr. Justin memberikan kami banyak sekali tips-tips dan juga permainan-permainan kecil yang membuat semua Finalis Miss Earth Indonesia sangat antusias dengan materi yang diberikan.

Dilanjutkan dengan Sharing bersama Kak Rian dan Bapak Widi (pihak eljohn) mengenai pentingnya Media Social. Melihat perkembangan yang sangat pesat kita juga harus sadar sebagai role model, kita harus memberikan contoh yang baik kepada masyarakat. Menjadi inspirasi masyarakat untuk melakukan kegiatan-kegiatan positif yang tidak merugikan orang lain.

Di tutup dengan malam yang sangat hangat kami juga mengikuti Sharing Class dari kak Cindy tentang “Fundamental Etiquette”. Pentingnya menjadi sosok wanita yang tangguh dan percaya diri harus lah memiliki sikap yang baik. Karena kecantikan semua berasal dari ketulusan yang ada pada diri kita. Itulah kira-kira kalimat yang sangat saya ingat dan setelahnya harus saya terapkan dan menjadi contoh positif terhadap masyarakat sebagai wanita yang dapat menginspirasi dengan kecantikannya dari luar maupun dari dalam.

0 1 Continue Reading →

Hari pertama Karantiana adalah Awal dari Semangat Baru

Kegiatan Karantina semakin dekat. Pikir saya dalam hati. Persiapan demi persiapan pun sudah mulai beres.
Ya, saya siap berangkat ke Jakarta untuk mengikuti Karantina Pemilihan Miss Earth indonesia 2017.
Dengan tekad yang kuat dan berani saya siap berangkat dari Pontianak ke Jakarta.
Hari keberangkatan pun tiba. Saya bergegas bersiap-siap dan akan ke bandara. Namun, pada saat saya sedang siap-siap ternyata kami delay pukul 13.00 WIB yang seharusnya berangkat pada pukul 06.15 WIB.
Ya, saya kecewa dan sedih karena pasti akan banyak sekali ketinggalan sesi demi sesi yang dilaksanakan di hari pertama karantina. Setelah akhirnya kami berangkat dan sampai di Jakarta, saya sangat tidak sabar untuk langsung ke lokasi karantina. Sesampainya dibandara saya langsung ke bagasi untuk mengambil barang-barang bawaan saya. Setelah lama menunggu ternyata Koper teman saya tertukar. Dan akhirnya kami melapor ke baggage Service untuk melapor. Dan akhirnya solusi pun selesai walaupun harus menunggu cukup lama.
Saya siap menuju karantina. Sesampainya dikarantina kami disambut hangat dengan Panitia pelaksana Miss Earth Indonesia 2017. Kami langsung menyesuaikan dengan teman-teman yang lain.
Kami langsung bergegas make up oleh MUA Sariayu dan sesi photo oleh H2 Photographer.
Selesai sesi foto saya langsung menyesuaikan dengan acara selanjutnya yaitu Press Conference Miss Earth indonesia 2017. Wow, amazing. Sangat cantik-cantik sekali para Finalis Miss Earth Indonesia. Semua nya terlihat elegan dan anggun. Saya terharu karena bisa berada ditengah-tengah mereka yang sangat luarbiasa.
Setelah acara selesai kami dipersilahkan untuk istirahat.
Hari yang penuh dengan berbagai insiden, tapi membuat saya lebih semangat lagi untuk menghadapi hari-hari selanjutnya. Karena saya tidak ingin menyerah apalagi ini masih dihari pertama.
Saya siap untuk hari selanjutnya. Saya bersyukur dan langsung istirahat.
Sekian dari saya,
Saya Wilda Octaviana Situngkir Nomor 29.
Terimakasih 😊

0 1 Continue Reading →

Tetra Sherilla Armavira – Biografi

Nama saya Tetra Sherilla Armavira. Terlahir di kota Pontianak, 23 Oktober 1998. Memiliki darah campuran Kalimantan dan Sumatera dimana ayah saya Kosasih Munir yang berasal dari Palembang, Sumatera Selatan dan ibu saya Rafida Harbudiyanti yang berasal dari Pontianak, Kalimantan Barat. Saya adalah anak ke empat dari empat saudara.

Saya lahir dan besar di kota Pontianak. Namun, sampai umur 7 tahun ayah saya dipindahkan tugas yang waktu itu bekerja di Angkasa Pura 2, mengharuskan kami sekeluarga pindah ke kota asal dimana ayah saya dibesarkan yaitu Palembang. Saya melanjutkan aktivitas sekolah saya di Palembang di SD Negeri 140 Palembang. Lalu setelah lulus SD pada tahun 2010,
saya melanjutkan ke jenjang berikutnya di SMP Negeri 11 Palembang, yang kebetulan waktu itu karena saya memiliki nilai yang cukup baik sehingga saya mendapat jalur undangan atau tanpa tes. Dan juga saat SMP saya aktif di berbagai organisasi seperti OSIS, PKS (Patroli Keamanan Sekolah), PMR (Palang Merah Remaja),dll. Selanjutnya setelah menyelesaikan 3 tahun disana, saya melanjutkan ke jenjang berikutnya yaitu di SMA Negeri 1 Palembang.

Pada saat kelas 1 SMA saya juga tergabung di beberapa organisasi seperti Paskibra (pasukan pengibar bendera). Tergabung di Paskibra Sekolah menjadikan saya sebagai salah satu Paskibraka Kota Palembang pada tahun 2014. Saya pernah menjadi volunteer di beberapa event olahraga di Sumatera selatan yaitu sebagai Medal Ceremony Officer di Islamic Solidarity Games 2013, Asean University Games 2014, International Tennis Championship 2015 dan Asian Canoe Championship 2015. Dan juga sebagai Liasion Officer di The 4th & the 5th Governor Cup Asia Pasific Beach Volleyball 2014,2015 dan Asian Motocross Championship 2015. Selain itu saya juga menekuni Cheerleader dan tari saat Sma dan memenangkan beberapa perlombaan yaitu Juara 1 Honda Cheerleading Competition 2014,Juara 1 Pandawa Dance Competition se-Sumatera Selatan 2013,Juara 1 kejuaraan daerah Cheerleading Association Regional Sumatera Selatan 2015,Juara harapan 1 Latulip Dance Competition 2014.

Selesai sudah perjalanan saya menempuh pendidikan saya selama 9 tahun. Namun saya tetap ingin melanjutkan studi saya di Universitas. Dan akhirnya terpilih lah saya sebagai salah satu siswa beruntung yang mendapatkan kesempatan di jalur undangan. Saya menjadi Mahasiswi Fakultas Komputer Jurusan Sistem Informasi di Universitas Sriwijaya.
Kegiatan saat ini, selain aktif di dunia modelling saya juga aktif di beberapa organisasi yaitu Purna Paskibaraka Indonesia karena saya adalah Paskibaraka kota Palembang tahun 2014 dan Yayasan Bujang Gadis Palembang yaitu Duta Pariwisata kota Palembang. Saya juga pernah menjadi Top 10 Putri Indonesia Sumsel 2015.

Motivasi saya mengikuti Miss Earth Indonesia 2017 adalah saya ingin menjadi sosok yang dapat memberikan dampak dan pengaruh terhadap lingkungan di sekitar saya. Menggunakan suara saya untuk dapat mensosialisasikan berbagai macam kegiatan positif.
Saya ingin menginspirasi banyak orang, terutama generasi muda agar mengoptimalkan masanya dg berprestasi.

0 0 Continue Reading →

Biografi Dilla Kusuma Dewi No.21

Nama saya Dilla Kusuma Dewi, finalis Miss Earth Indonesia 2017 dengan nomer urut 21. Saya ingin menceritakan sedikit tentang diri saya dan kegiatan apa yang saya lakukan. Saat ini saya berumur 19 tahun, mengambil pendidikan S1 di Universitas Trisakti jurusan Akuntansi. Saya dilahirkan dari keluarga Militer, dan saya merupakab anak tunggal (satu-satunya).

Pencapaian saya sampai umur 19 tahun ini, /-6- pernah mendapatkan kesempatan untuk menjadi team Paskibraka sekolah dan saya juga menjadi wakil dari sekolah SMA saya yaitu Al-Azhar BSD untuk pertukaran pelajar di Jepang dan mendapatkan Juara 1 tari Saman, dan saya juga pernah mendapatkan Juara 1 drama Provinsi Banten, Juara 1 drama seJabodetabek. Di tahun 2017 ini, saya berkesempatan mendapatkan gelar None Favorit Jakarta Barat 2017.

Alasan saya mengikuti Miss Earth Indonesia 2017 yaitu ingin menggali lebih dalam potensi apa yang ada di diri saya untuk bisa ikut serta dan ikut dalam berkontribusi tentang lingkungan hidup dan ingin menginspirasi memberikan motivasi dan manfaat bagi masyarakat, sahabat, dan yang terpenting adalah keluarga.

Dilla Kusuma Dewi
Nomer Urut 21

0 0 Continue Reading →

Trash Free Movement with Miss Earth Indonesia 2017 Finalists

With a population of over 10 million people as of 2016, Jakarta has become one of the most densely populated cities in the world. In turn, population growth naturally increases the amount of waste produced. One of the most common environmental problems in metropolitan cities is flood. This problem is highly associated with gutters and drainage systems becoming clogged with plastics and other garbage. With the rainy season approaching, it is important to anticipate potential problems that might occur to Indonesia’s beloved capital, Jakarta.
On July 9th 2017, 30 finalists of Miss Earth Indonesia 2017 went to the center of the city, specifically Bunderan HI, in order to clean up trash during Car Free Day. This activity is done in order to raise awareness regarding the importance of discarding trash where it belongs. By doing this activity, the finalists hope to become good role models in conserving the environment. They aspire that others will follow by example and simply pick up litter and throw it where it belongs. Cleaning up the streets was not the only activity that the finalists participated in. There was also socialization where they shared information about the importance of discarding trash properly as well as information about minimalizing the use of plastic bottles. This socialization was particularly aimed at the younger generation and children because they are the future of this nation.
During the day, they also encountered several activists that supported the activities through a different approach. For example, rather than picking up the trash themselves, they would catch the person that littered and punish them by holding up a sign for 30 minutes that read, “Saya Malu Membuang Sampah Sembarangan” (“I Am Embarrassed of Littering”). With the presences of different approaches, it is important to note that varying methods work on varying people.
Overall, whether it is thought small acts of picking up litter or having socializations regarding the importance of environmental conservation, it is important that we learn to better the future of Jakarta as well as the nation of Indonesia.

Written by: Mercy Andrea (Finalist number 7)

0 1 Continue Reading →

Perkenalan Rizky Anisha finalis no 23

Perkenalan singkat saya Rizky Anisha panggilan icha. Tmpat tanggal lahir solok, 10 desember 1996  umur 20 tahun anak ke 3 dari 3 bersaudara, anak dari pasangan nur’aini dan jasman,  tamatan dari sma 1 kota solok tahun 2015, Hobby traveling.modeling dan membaca
Tinggi 172cm /49kg
Prestasi :
– Juara 1 Model Batik Kreasi Kota Solok 2014.
_ Juara 1 Model Honda Kota Solok 2014 .
-Juara 1 Top Model Casual Kota solok 2015
-Juara 3 Ines Icon Beauty Jakarta2 2016
-Miss Kota Solok 2017
-Runner Up 1 Miss Sumatera Barat 2017
– Finalis Miss Earth Indonesia 2017

0 1 Continue Reading →

Lost in The Jungle of Scientia Square Park

Kelucuan “Sang Raja Minyak” saat diberi makan

Foto bersama dengan Pak Johnnie Sugiarto & seluruh keluarga besar El John Pageant

Apakah teman-teman bosan dengan hiruk-pikuk padatnya kota Jakarta? Hampir di setiap waktu dan di setiap sudut kota Jakarta dipenuhi deretan kendaraan yang berbaris menunggu gilirannya lewat. Klakson beradu satu sama lainnya. Tak diragukan lagi banyaknya polusi dihasilkan, mulai dari polusi udara, polusi suara, bahkan banyak pengguna jalan yang membuang sampah sembarangan. Penatnya situasi ditambah padatnya rutinitas sehari-hari membuat kita

Kami senang sekali karena tepatnya pada hari ke-2 karantina, kami diberikan kesempatan untuk berkunjung ke Scientia Square Park di daerah Serpong. Selain dapat menyegarkan tubuh dengan udara sekitar yang masih bersih, terdapat juga berbagai macam aktivitas seru lainnya. Terdapat wahana penangkaran hewan-hewan seperti kelinci, kupu-kupu, burung hantu, kerbau, kuda. Kami para finalis serta pengunjung lainnya diberikan kesempatan untuk dapat berinteraksi langsung dengan hewan-hewan seperti memberi makan serta berfoto bersama.

Bagi Anda yang menyukai sesuatu yang seru ataupun menantang, jangan takut. Terdapat beberapa wahana permainan yang siap menguji nyali serta semangat Anda.
Beberapa diantaranya seperti aktivitas memanah. Teman-teman yang tertarik dengan olahraga ini atau mungkin ingin terlihat bak “Katniss Everdeen” dalam film The Hunger Games, patut mencobanya. Tidak perlu khawatir, sang instruktur akan menjelaskan kepada kalian mulai dari pelatihan kekuatan tangan sampai kalian melepaskan busur panah bak Mrs. Everdeen.

Dan Anda para pecinta fitness dan ingin menguji ketangguhan, Anda dapat mencoba peralatan fitness sederhana yang disediakan. Selain itu terdapat wahana lainnya seperti panjat tebing, berbagai macam ayunan. Tak kalah serunya yaitu balap motor di jalur berbatu, yang satu ini wajib dicoba bagi para “bikers” sejati.

Setelah menghabiskan waktu seharian berkeliling, berinteraksi, dan belajar banyak. Saya menyadari ternyata liburan tidak harus dihabiskan dengan berlibur ke luar negeri atau hanya menghabiskan waktu di mal-mal besar. Salah satunya dengan berkunjung ke Scientia Square Park. Para kaum urban dengan jadwal padat dapat berekreasi bahkan berolahraga sekaligus. Badan tetap bugar, hatipun senang!

Bukan hanya kami, namun para pengunjung terutama anak-anak mendapatkan edukasi mendalam mengenai lingkungan hidup. Bagaimana siklus hidup kupu-kupu, cara menggendong kelinci yang benar, mengamati kerbau yang sedang mengandung, dll.
Sarana wisata seperti Scientia Square Park ini mendorong kami terutama para generasi muda untuk lebih menjaga & mencintai lingkungan. Tidak hanya hewan dan tumbuhannya saja, namun benar-benar seluruh lingkungan sekitar tempat kita hidup. Anak-anak dapat bertumbuh, bermain, & berkembang secara maksimal lewat pembelajaran nyata mengenai lingkungan hidup tempatnya tinggal. Bukan hanya lingkungan perkotaan yang sudah padat dan jumlah ruang terbuka hijau yang menipis.

Menurut saya, Scientia Square Park merupakan salah satu bentuk penerapan nyata Ecotourism. Melalui tempat ini kita mendapatkan poin penting dari Ecotourism, selain menikmati wisata, kita semakin diedukasi serta sadar akan pentingnya menjaga lingkungan. Tentu saja sarana wisata ini akan menambah lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar. Sehingga pengembangan arena wisata ruang terbuka hijau ini harus semakin diperluas & diberbanyak. Dibutuhkan dukungan dari semua pihak, salah satunya kami para finalis Miss Earth Indonesia 2017 sebagai “influencer” terutama bagi kaum muda. Kami harus terus mendorong, mengedukasi, & memperkenalkan berbagai Ecotourism yang masih belum begitu dikenal masyarakat luas.

Jadi jangan lupa teman, apa saja yang sudah diberikan oleh bumi kita tercinta agar kita dapat tetap hidup berkecukupan dan nyaman hingga saat ini. Nah, sudah menjadi tanggung kita bersama untuk kembali membalas cinta yang diberikan bumi kita ini.

 

By: Dewi Purnamasari (Finalis No.6)

0 0 Continue Reading →

Kepedulian memberikan Sejuta Kehangatan

⊂Minggu, 10 Juli 2017

Hari itu merupakan hari pertama kami karantina sebagai Finalis Miss earth indonesia 2017, dan saya telah siap dengan segala kegiatan yang akan kami lakukan selama karantina, sebagai contoh hari ini kami menunjukan rasa peduli kami terhadap kebersihan lingkungan, kawasan car free day bunderan Hi menjadi tujuan kami hari ini untuk melakukan aksi peduli sampah dan memberikan wejangan kepada masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya. Senang sekali kami juga bertemu dengan Tim Orange dari Dinas Kebersihan DKI Jakarta yang sedang melakukan Operasi Tangkap Tangan kepada para masyarakat sekitar yang membuang sampah sembarangan.

Hari yang menyenangkan itu di lanjutkan dengan berkunjung di suatu kawasan di daerah Serpong, Tangerang yaitu Scientia Square Park dimana kami dapat merasakan kehangatan alam yang di bangun oleh tempat ini dengan berbagai kegiatan alam dan juga terdapat berbagai macam peternakan hewan disana,seperti contoh nya Rabbit Park. Ruang terbuka hijau seperti ini lah yang dapat kita jadikan sebagai tempat wisata, bukan hanya dengan menghabiskan waktu di mall, cafe,dll.

Di akhiri dengan pembekalan oleh Founder and Chairman Yayasan Eljohn Indonesia yaitu Bpk Johnny Sugiarto, dengan diberikan materi mengenai Isu Lingkungan sangat membantu kami sebagai generasi muda sehingga dapat lebih peduli terhadap lingkungan.

Mari ciptakan lingkungan yang sehat untuk masa depan yang sempurna!

By Tetra Sherilla Armavira (Finalis No 05)

 

 

0 1 Continue Reading →